| Bahan Aktif | Difenokonazol 250 GL EC |
| Nama Lain | Difenokonazol 250 g/l EC |
| Nomor CAS | 119446-68-3 |
| Rumus Molekuler | C19H17Cl2N3O3 |
| Aplikasi | Mengendalikan berbagai penyakit tanaman yang disebabkan oleh infeksi bakteri. |
| Nama Merek | POMAIS |
| Masa simpan | 2 Tahun |
| Kemurnian | 250g/l EC |
| Negara | Cairan |
| Label | Disesuaikan |
| Formulasi | 25%EC, 25%SC |
| Produk formulasi campuran | Difenokonazol 150 g/l + Propikonazol 150 g/l EC Difenokonazol 12,5% SC + Azoksistrobin 25% |
Fungisida sistemik dengan aktivitas spektrum luas yang inovatif, melindungi hasil panen dan kualitas tanaman melalui aplikasi daun atau perlakuan benih. Memberikan aktivitas pencegahan dan penyembuhan jangka panjang terhadap Ascomycetes, Deuteromycete, dan Basidiomycetes, termasuk Cercosporidium, Alternaria, Ascochyta, dan Cercospora. Dapat digunakan pada banyak tanaman hias dan berbagai tanaman sayuran. Ketika difenoconazole diaplikasikan pada tanaman seperti jelai atau gandum, dapat digunakan sebagai perlakuan benih terhadap berbagai patogen.
Tanaman yang Cocok:
| Tanaman | Jelai, gandum, tomat, bit gula, pisang, tanaman serealia, beras, kedelai, tanaman hortikultura dan berbagai macam sayuran, dll. | |
| Penyakit jamur | Busuk putih, Embun tepung, Bercak coklat, Karat, Kudis.Penyakit kudis pir, penyakit bercak daun apel, hawar kekeringan tomat, hawar semangka, antraknosa paprika, embun tepung stroberi, antraknosa anggur, cacar hitam, kudis jeruk, dll. | |
| Dosis | Tanaman hias dan sayuran | 30 -125g /ha |
| Gandum dan jelai | 3 -24 g / 100 kg benih | |
| Metode penggunaan | Semprot | |
Penyakit bintang hitam buah pir
Pada tahap awal penyakit, gunakan granul yang larut dalam air 10% dengan konsentrasi cairan 6000-7000 kali lipat, atau tambahkan 14,3-16,6 gram preparat per 100 liter air. Jika penyakit sudah parah, konsentrasi dapat ditingkatkan dengan menggunakan cairan 3000-5000 kali lipat atau 20-33 gram per 100 liter air ditambah preparat, dan semprotkan 2-3 kali secara terus menerus dengan interval 7-14 hari.
Penyakit Bercak Daun pada Apel
Pada tahap awal penyakit, gunakan larutan sebanyak 2500~3000 kali atau 33~40 gram per 100 liter air, dan ketika penyakit sudah parah, gunakan larutan sebanyak 1500~2000 kali atau 50~66,7 gram per 100 liter air, dan semprotkan 2~3 kali secara terus menerus dengan interval 7~14 hari.
Antraknosa anggur dan cacar hitam
Gunakan larutan sebanyak 1500~2000 kali atau 50~66,7 g preparat per 100 liter air.
Kudis jeruk
Semprotkan dengan 2000~2500 kali cairan atau 40~50g preparat per 100 liter air.
Penyakit hawar tanaman semangka
Gunakan 50~80g preparat per mu.
embun tepung stroberi
Gunakan 20-40 g preparat per mu.
penyakit hawar dini pada tomat
Pada tahap awal penyakit, gunakan 800–1200 kali cairan atau 83–125 gram preparat per 100 liter air, atau 40–60 gram preparat per mu.
Antraknosa lada
Pada tahap awal penyakit, gunakan 800–1200 kali cairan atau 83–125 gram preparat per 100 liter air, atau 40–60 gram preparat per mu.
Pencampuran zat dilarang
Difenokonazol tidak boleh dicampur dengan sediaan tembaga, karena dapat mengurangi kemampuan fungisidanya. Jika pencampuran diperlukan, dosis Difenokonazol harus ditingkatkan lebih dari 10%.
Tips Penyemprotan
Gunakan air yang cukup saat menyemprot untuk memastikan penyemprotan merata di seluruh pohon buah. Jumlah cairan yang disemprotkan bervariasi tergantung jenis tanaman, misalnya 50 liter per hektar untuk semangka, stroberi, dan paprika, dan untuk pohon buah-buahan, jumlah cairan yang disemprotkan ditentukan sesuai dengan ukurannya.
Waktu pengajuan aplikasi
Penggunaan obat sebaiknya dipilih pada pagi dan sore hari ketika suhu rendah dan tidak ada angin. Penggunaan obat harus dihentikan jika kelembapan relatif udara pada hari yang cerah kurang dari 65%, suhu lebih tinggi dari 28 ℃, dan kecepatan angin lebih dari 5 meter per detik. Untuk meminimalkan kerugian akibat penyakit, efek perlindungan Difenoconazole harus dimanfaatkan sepenuhnya, dan efek terbaik dicapai dengan penyemprotan pada tahap awal penyakit.
Bagaimana cara memesan?
Permintaan informasi--penawaran harga--konfirmasi-transfer deposit--produksi-transfer saldo--pengiriman produk.
Bagaimana dengan ketentuan pembayarannya?
30% dibayar di muka, 70% sebelum pengiriman melalui T/T.