Berita

  • Apa Penyebab Sedimentasi pada Pestisida SC?

    Apa Penyebab Sedimentasi pada Pestisida SC?

    Sedimentasi terjadi pada pestisida SC karena bahan aktifnya hadir sebagai partikel padat yang tersuspensi dalam fase cair, bukan terlarut sepenuhnya. Gravitasi secara alami mendorong partikel-partikel tersebut ke bawah seiring waktu. Namun, laju dan struktur pengendapan bergantung pada lebih dari sekadar gravitasi...
    Baca selengkapnya
  • Temui SunAgro di Growtech Antalya 2026

    Temui SunAgro di Growtech Antalya 2026

    SunAgro akan berpartisipasi dalam Growtech Antalya 2026 pada tanggal 24–27 November 2026, di ANFAŞ Expo Center di Antalya, Turki. Kami mengundang importir, distributor, perusahaan registrasi, dan mitra pertanian yang bergerak di bidang agrokimia untuk mengunjungi kami di Booth H6-A120. Jelajahi Peluang Perlindungan Tanaman di...
    Baca selengkapnya
  • Bagaimana Ukuran Partikel Mempengaruhi Kinerja Pestisida SC

    Ukuran partikel adalah salah satu variabel fisik utama dalam konsentrat suspensi, atau SC, karena bahan aktif tetap berupa partikel padat halus dan tidak sepenuhnya larut dalam fase cair. Ukuran dan distribusi partikel tersebut dapat memengaruhi sedimentasi, stabilitas suspensi, dan lain-lain.
    Baca selengkapnya
  • Apa Itu FS dalam Pestisida? Penjelasan Formulasi Perlakuan Benih

    Apa Itu FS dalam Pestisida? Penjelasan Formulasi Perlakuan Benih

    FS adalah singkatan dari Flowable Concentrate for Seed Treatment (Konsentrat Cair untuk Perlakuan Benih). Ini adalah formulasi pestisida cair yang dirancang khusus untuk memperlakukan benih sebelum penanaman. Dalam formulasi FS, bahan aktif umumnya hadir sebagai partikel padat halus yang tersebar dalam fase kontinu cair, bukan sepenuhnya...
    Baca selengkapnya
  • Bagaimana Formulasi Pestisida Mempengaruhi Masa Simpan

    Masa simpan pestisida tidak hanya ditentukan oleh bahan aktifnya saja. Sistem formulasi juga memengaruhi bagaimana produk berubah selama penyimpanan dan apakah produk tersebut terus memenuhi spesifikasi fisik dan kimianya. Berbagai jenis formulasi mengalami kegagalan dengan cara yang berbeda. Konsentrat suspensi (...
    Baca selengkapnya
  • Mengapa Stabilitas Suspensi Penting dalam Formulasi Pestisida SC

    Mengapa Stabilitas Suspensi Penting dalam Formulasi Pestisida SC

    Konsentrat suspensi, atau SC, adalah salah satu jenis formulasi pestisida cair yang paling banyak digunakan. Tidak seperti larutan sejati, SC mengandung partikel bahan aktif padat halus yang tersebar di seluruh fase kontinu cair. Perbedaan ini penting. Karena bahan aktif tetap tersuspensi...
    Baca selengkapnya
  • Cara Kerja Fungisida Boscalid: Bagaimana Cara Kerjanya?

    Cara Kerja Fungisida Boscalid: Bagaimana Cara Kerjanya?

    Boscalid adalah penghambat suksinat dehidrogenase, yang biasa disingkat sebagai fungisida SDHI. Obat ini termasuk dalam Grup FRAC 7 dan bekerja pada situs spesifik dalam sistem pernapasan mitokondria patogen jamur yang sensitif. Target utamanya adalah suksinat dehidrogenase, kompleks enzim yang juga dikenal sebagai...
    Baca selengkapnya
  • Beta-Cyfluthrin vs Bifenthrin: Apa Perbedaannya?

    Beta-cyfluthrin dan bifenthrin adalah insektisida piretroid sintetis spektrum luas yang digunakan untuk melawan berbagai hama pertanian, rumput, lansekap, bangunan, dan kesehatan masyarakat. Keduanya memiliki cara kerja umum yang sama, tetapi bukan produk yang identik. Beta-cyfluthrin didasarkan pada pendekatan yang lebih biologis...
    Baca selengkapnya
  • Apakah Atrazine akan membunuh rumput Bahiagrass di halaman?

    Apakah Atrazine akan membunuh rumput Bahiagrass di halaman?

    Atrazin dapat merusak, menekan, atau mengendalikan rumput bahiagrass dalam situasi rumput tertentu yang tercantum dalam label. Namun, hasilnya bergantung pada apakah bahiagrass merupakan gulma yang tidak diinginkan atau rumput yang ingin Anda pertahankan. Jika bahiagrass tumbuh sebagai gulma di antara spesies rumput yang toleran, produk atrazin tertentu dapat memberikan dukungan...
    Baca selengkapnya
  • Cara Kerja Spirodiclofen

    Cara Kerja Spirodiclofen

    Spirodiklofen adalah bahan aktif akarisida dan insektisida. Cara kerja utamanya adalah penghambatan asetil-CoA karboksilase. Lebih spesifiknya, spirodiklofen termasuk dalam Grup IRAC 23. Grup ini diklasifikasikan sebagai penghambat asetil-CoA karboksilase. Enzim ini terlibat dalam langkah pertama...
    Baca selengkapnya
  • Beta-Cyfluthrin untuk Pengendalian Kutu Lentera Berbintik

    Beta-Cyfluthrin untuk Pengendalian Kutu Lentera Berbintik

    Beta-cyfluthrin dapat membantu mengendalikan nimfa dan serangga dewasa lalat lentera berbintik melalui aktivitas kontak. Ini adalah insektisida piretroid sintetis dengan kinerja pembunuhan cepat terhadap serangga target yang terpapar. Namun, insektisida ini tidak boleh diposisikan sebagai solusi pemberantasan tunggal. Lalat lentera berbintik...
    Baca selengkapnya
  • Penggunaan Kasugamycin dalam Perlindungan Tanaman

    Kasugamisin digunakan dalam perlindungan tanaman untuk pengendalian penyakit jamur dan bakteri tertentu. Meskipun sering dicari sebagai fungisida, kasugamisin juga sangat relevan dalam pengelolaan penyakit bakteri. Senyawa ini umumnya dikaitkan dengan program pengendalian penyakit blas padi dan program pengendalian penyakit bakteri tertentu...
    Baca selengkapnya
123456Berikutnya >>> Halaman 1 / 19