| Bahan Aktif | Permethrin 20%EC |
| Nomor CAS | 72962-43-7 |
| Rumus Molekuler | C28H48O6 |
| Aplikasi | Pestisida, memiliki efek kontak dan keracunan perut yang kuat. |
| Nama Merek | POMAIS |
| Masa simpan | 2 Tahun |
| Kemurnian | 20%EC |
| Negara | Cairan |
| Label | Disesuaikan |
| Formulasi | 10%EC, 38%EC, 380g/lEC, 25%WP, 90%TC, 92%TC, 93%TC, 94%TC, 95%TC, 96%TC |
Permethrin adalah insektisida piretroid yang telah lama dipelajari dan tidak mengandung gugus siano. Ini adalah insektisida fotostabil pertama di antara pestisida piretroid yang cocok untuk mengendalikan hama pertanian. Ia memiliki efek membunuh kontak dan keracunan lambung yang kuat, serta aktivitas ovicida dan penolak serangga, dan tidak memiliki efek fumigasi sistemik. Ia memiliki spektrum insektisida yang luas dan mudah terurai serta tidak efektif dalam media dan tanah basa. Selain itu, dibandingkan dengan piretroid yang mengandung siano, ia kurang beracun bagi hewan tingkat tinggi, kurang menyebabkan iritasi, memiliki kecepatan pembunuhan yang lebih cepat, dan perkembangan resistensi hama relatif lambat dalam kondisi penggunaan yang sama.
Tanaman yang cocok:
Permethrin dapat mengendalikan berbagai hama pada kapas, sayuran, teh, tembakau, dan pohon buah-buahan.

Mengendalikan ulat kubis, kutu daun, ulat kapas, ulat kapas merah muda, kutu kapas, kutu hijau, kumbang kutu bergaris kuning, ulat jantung persik, penggerek daun jeruk, kepik berbintik dua puluh delapan, ulat penggulung teh, ulat teh, dan serbuk sari teh. Juga efektif untuk berbagai hama seperti ngengat, nyamuk, lalat, kutu, kecoa, kutu rambut, dan hama kebersihan lainnya.

(1) Jangan dicampur dengan zat alkali, karena akan mudah terurai. Hindari kelembapan dan sinar matahari selama penyimpanan dan pengangkutan. Beberapa sediaan mudah terbakar dan tidak boleh didekatkan dengan sumber api.
(2) Bahan ini sangat beracun bagi ikan, udang, lebah, ulat sutra, dan lain-lain. Saat menggunakannya, jangan mendekati kolam ikan, peternakan lebah, dan kebun murbei untuk menghindari kontaminasi tempat-tempat tersebut.
(3) Jangan mencemari makanan dan pakan ternak saat menggunakannya, dan bacalah petunjuk penggunaan pestisida yang aman.
(4) Saat digunakan, jika cairan mengenai kulit, segera cuci dengan sabun dan air.
1. Pengendalian hama kapas: Saat telur ulat kapas menetas, semprotkan dengan larutan EC 10% sebanyak 1000-1250 kali. Dosis yang sama dapat mengendalikan ulat kapas merah muda, kutu jembatan, dan penggulung daun. Kutu kapas dapat dikendalikan secara efektif dengan menyemprotkan larutan EC 10% sebanyak 2000-4000 kali selama periode kemunculannya. Untuk mengendalikan kutu daun, dosis perlu ditingkatkan.
2. Pencegahan dan pengendalian hama sayuran: Kendalikan ulat kubis dan ngengat diamondback sebelum tanaman berumur 3 tahun, semprot dengan larutan 10% EC sebanyak 1000-2000 kali. Larutan ini juga dapat mengendalikan kutu daun sayuran.
3. Pengendalian hama pohon buah: Gunakan larutan EC 10% sebanyak 1250-2500 kali sebagai semprotan untuk mengendalikan penggerek daun jeruk pada tahap awal pertumbuhan tunas. Larutan ini juga dapat mengendalikan hama jeruk dan hama jeruk lainnya, tetapi tidak efektif terhadap tungau jeruk. Ulat buah persik dikendalikan selama periode penetasan telur dan ketika tingkat telur dan buah mencapai 1%, semprotkan dengan larutan EC 10% sebanyak 1000-2000 kali. Dengan dosis dan periode yang sama, larutan ini juga dapat mengendalikan ulat buah pir, penggulung daun, kutu daun, dan hama pohon buah lainnya, tetapi tidak efektif terhadap tungau laba-laba.
4. Pencegahan dan pengendalian hama pohon teh: Untuk mengendalikan ulat daun teh, ngengat teh halus, ulat teh, dan ngengat duri teh, semprotkan dengan cairan sebanyak 2500-5000 kali pada tahap larva instar 2-3, dan juga kendalikan wereng hijau dan kutu daun.
5. Pengendalian hama tembakau: Semprotkan kutu daun persik dan ulat tembakau secara merata dengan cairan 10-20mg/kg selama periode kemunculannya.
6. Pencegahan dan pengendalian hama sanitasi
(1) Semprotkan 10% EC 0,01-0,03ml/meter kubik di habitat lalat rumah, yang dapat membunuh lalat secara efektif.
(2) Semprot nyamuk dengan 10% EC 0,01-0,03ml/m3 di area aktivitas nyamuk. Untuk larva nyamuk, konsentrat emulsi 10% dapat dicampur dengan 1 mg/L dan disemprotkan di genangan air tempat larva nyamuk berkembang biak untuk membunuh larva secara efektif.
(3) Gunakan semprotan residu pada permukaan area aktivitas kecoa, dan dosisnya adalah 0,008g/m2.
(4) Untuk rayap, gunakan semprotan residu pada permukaan bambu dan kayu yang rentan
Apakah Anda sebuah pabrik?
Kami dapat menyediakan insektisida, fungisida, herbisida, pengatur pertumbuhan tanaman, dan lain-lain. Kami tidak hanya memiliki pabrik produksi sendiri, tetapi juga memiliki pabrik-pabrik yang telah lama bekerja sama dengan kami.
Bisakah Anda memberikan beberapa sampel gratis?
Sebagian besar sampel dengan berat kurang dari 100g dapat diberikan secara gratis, tetapi akan dikenakan biaya tambahan dan biaya pengiriman melalui kurir.
Kami menyediakan berbagai macam produk dengan layanan desain, produksi, ekspor, dan layanan terpadu.
Produksi OEM dapat disediakan berdasarkan kebutuhan pelanggan.
Kami bekerja sama dengan pelanggan di seluruh dunia, dan menyediakan dukungan pendaftaran pestisida.